Jumat, 25 Oktober 2013

TUGAS 4 TUJUAN DAN FUNGSI KOPERASI

Pengertian Badan Usaha

Badan usaha adalah suatu bagian yang telah ditetapkan dan sudah dibentuk untuk berusaha dan mencapai tujuan tertentu.

Koperasi Sebagai Badan Usaha

Koperasi adalah badan usaha atau perusahaan yang tetap tunduk pada kaidah atau peraturan prinsip ekonomi yang berlaku ( dalam UU No.25,1992 ) mampu mendapatkan keuntungan dan mengembangkan usaha dan organisasinya.Ciri koperasi adalah pada sifat  keanggotan sebagi pemilik sekaligus penggua jasa.
pengelolaan koperasi sebagi badan usaha dan unit koperasi rakyat yang memerlukan sistem manajemen usaha ( keuangan,teknik,organisasi dan informasi.dan sistem keanggotaan (membership sytem)

Tujuan Dan Nilai Koperasi

* Memaksimumkan keuntungan
berarti segala sesuatu kegiatan yang dilakukan untuk mencapai pengmaksimuman keuntungan.

*Memaksimumkan Nilai Perusahaan
berarti membuat nilai kaulitas perusahaan bernilai tinggi dan mencapai nilai maksimal , yaitu dari nilai perusahaan itu sendiri

*Meminimumkan  Biaya
berarti segala yang dilakukan agar hasil maksimal dan keutungan besar kita harus meminimalkan segala biaya agar mendapat nilai yang terbaik

Mendifinisikan Tujuan Perusahaan koperasi

theory of the firm; perusaahan perlu menetapkan tujuan:
  1) Mendifinisikan organisasi
  2) Mengkordinasi keputusan
  3) Menyediakan norma

Teori Laba

Konsep laba dalam koperasi adalah SHU;semakin tinggi partisipasi anggota maka semakin tinggi manfaat yang di terima

Fungsi Laba

*Innovation theory of profit
perolehan laba yanag maksimal karena adanya keberhasilan organisasi dalam melakukan invasi terhadap produknya

*Managarial effeciecy theunry of profit
organisasi yang dilakuan dengan baik akan memperoleh laba diatas laba-laba Normal

Kegiatan Usaha Koperasi

 1) Status anggota on motif koperasi
 2) Kegaiatn usaha, permodalan koperasi
 3) Manajemen koperasi
 4) Organisasi Koperasi
 5) Sistem pembagian keuntungan (sisa hasil usaha )

* Status Dan motif Anggota

 1) Anggota
Sebagai pemilik ( Owners ) dan segaligus pengguna ( users custumers )
 2)Owners
Menanamkan Modal Investasi
 3) Custumers
menfaatkan pelayan koperasi dengan maksimal

*Kreteria Minimal Anggota Koperasi :

1) Tidak berada dibawah  angka kemiskinan dan memliki  potensi ekomoni
2) Memiliki pola income yang pasti

*Permodalan Koperasi

UU 25/1992  pasal 41. modal koperasi berasal dari modal sendiri atau dari pinjaman ( luar )

*Modal Sendiri

Simpan pokok anggota,simpanan wajib,dana cadangan dan dana donasi/hibah

*Modal Pinjaman

Bersumber dari anggota, koperasi lain dan anggota  bank lembaga lainnya, penerbitan obligasi dan surat lainnya dan sumber lainnya yang sah
( Sisa Hasil Usaha Koperasi ) Sisa hasil kegiatan yang dapat di bagikan kepada seluruh anggota koperasi.

Refrensi :

Sumber : http://rinton.blogdetik.com/tag/tujuan-dan-nilai-koperasi/







Rabu, 16 Oktober 2013

TUGAS 3 PERBEDAAN ORGANISASI DAN MANAJEMEN KOPERASI DENGAN PERUSAHAAN BIASA


Pengertian Organisasi
pengertian/defenisi organisasi.Organisasi adalah kelompok orang (dua atau lebih )yang secara formal di persatukan dalam sutu  kerja sama untuk  mencapai apa yang telah ditentukan seperti telah diuraikankan sebelumnya tentang Manajemen,pengorganisasia adalah fungsi kedua dalam manajemen dan pengorganisasian didefinisakan sebagai kegiatan penyusun sebagi struktur organisasi sebagai tujuan-tujan,sumber-sumber dan lingkungannya.

Manajemen Koperasi

Ilmu Manajemen adalah suatu ilmu yang mempelajari bagaimana cara mencapai tujuan dengan efektif dan efisien dengan menggunakan bantuan / melalui orang lain”. Yang dimaksud orang lain disini mempunyai arti yang sangat luas, karena dapat berupa bantuan dalam ujud pikiran, tenaga dan dapat pula intuisinya.

 Menurut G. Terry, mendefinisikan bahwa :

“Manajemen adalah suatu proses tertentu yang terdiri dari perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan penggunaan suatu ilmu dan seni yang bersama-sama menyelesaikan tugas untuk mencapai tujuan”.


Organisasi biasa (PT, CV, Fa, Koperasi, Holding company, Joint Ventura, dll)


Macam-macam Bentuk Badan Usaha

1. Badan Usaha / Perusahaan Perseorangan atau Individu
Perusahaan perseorangan adalah badan usaha kepemilikannya dimiliki oleh satu orang. Individu dapat membuat badan usaha perseorangan tanpa izin dan tata cara tententu. Semua orang bebas membuat bisnis personal tanpa adanya batasan untuk mendirikannya. Pada umumnya perusahaan perseorangan bermodal kecil, terbatasnya jenis serta jumlah produksi, memiliki tenaga kerja / buruh yang sedikit dan penggunaan alat produksi teknologi sederhana. Contoh perusahaan perseorangan seperti toko kelontong, tukang bakso keliling, pedagang asongan, dan lain sebagainya.
ciri dan sifat perusahaan


Perseorangan :
- relatif mudah didirikan dan juga dibubarkan
- tanggung jawab tidak terbatas dan bisa melibatkan harta pribadi
- tidak ada pajak, yang ada adalah pungutan dan retribusi
- seluruh keuntungan dinikmati sendiri
- sulit mengatur roda perusahaan karena diatur sendiri
- keuntungan yang kecil yang terkadang harus mengorbankan penghasilan yang lebih besar
- jangka waktu badan usaha tidak terbatas atau seumur hidup
- sewaktu-waktu dapat dipindah tangankan

2. Perusahaan / Badan Usaha Persekutuan / Partnership
Perusahaan persekutuan adalah badan usaha yang dimiliki oleh dua orang atau lebih yang secara bersama-sama bekerja sama untuk mencapai tujuan bisnis. Yang termasuk dalam badan usaha persekutuan adalah firma dan persekutuan komanditer alias cv. Untuk mendirikan badan usaha persekutuan membutuhkan izin khusus pada instansi pemerintah yang terkait.
a. Firma
Firma adalah suatu bentuk persekutuan bisnis yang terdiri dari dua orang atau lebih dengan nama bersama yang tanggung jawabnya terbagi rata tidak terbatas pada setiap pemiliknya.
ciri dan sifat firma :
- Apabila terdapat hutang tak terbayar, maka setiap pemilik wajib melunasi dengan harta pribadi.
- Setiap anggota firma memiliki hak untuk menjadi pemimpin
- Seorang anggota tidak berhak memasukkan anggota baru tanpa seizin anggota yang lainnya.
- keanggotaan firma melekat dan berlaku seumur hidup
- seorang anggota mempunyai hak untuk membubarkan firma
- pendiriannya tidak memelukan akte pendirian
- mudah memperoleh kredit usaha
b. Persekutuan Komanditer / CV / Commanditaire Vennotschaap
CV adalah suatu bentuk badan usaha bisnis yang didirikan dan dimiliki oleh dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan bersama dengan tingkat keterlibatan yang berbeda-beda di antara anggotanya. Satu pihak dalam CV mengelola usaha secara aktif yang melibatkan harta pribadi dan pihak lainnya hanya menyertakan modal saja tanpa harus melibatkan harta pribadi ketika krisis finansial. Yang aktif mengurus perusahaan cv disebut sekutu aktif, dan yang hanya menyetor modal disebut sekutu pasif.
ciri dan sifat cv :
- sulit untuk menarik modal yang telah disetor
- modal besar karena didirikan banyak pihak
- mudah mendapatkan kridit pinjaman
- ada anggota aktif yang memiliki tanggung jawab tidak terbatas dan ada yang pasif tinggal menunggu keuntungan
- relatif mudah untuk didirikan
- kelangsungan hidup perusahaan cv tidak menentu

3. Perseroan Terbatas / PT / Korporasi / Korporat
Perseroan terbatas adalah organisasi bisnis yang memiliki badan hukum resmi yang dimiliki oleh minimal dua orang dengan tanggung jawab yang hanya berlaku pada perusahaan tanpa melibatkan harta pribadi atau perseorangan yang ada di dalamnya. Di dalam PT pemilik modal tidak harus memimpin perusahaan, karena dapat menunjuk orang lain di luar pemilik modal untuk menjadi pimpinan. Untuk mendirikan PT / persoroan terbatas dibutuhkan sejumlah modal minimal dalam jumlah tertentu dan berbagai persyaratan lainnya.
ciri dan sifat pt :
- kewajiban terbatas pada modal tanpa melibatkan harta pribadi
- modal dan ukuran perusahaan besar
- kelangsungan hidup perusahaan pt ada di tangan pemilik saham
- dapat dipimpin oleh orang yang tidak memiliki bagian saham
- kepemilikan mudah berpindah tangan
- mudah mencari tenaga kerja untuk karyawan / pegawai
- keuntungan dibagikan kepada pemilik modal / saham dalam bentuk dividen
- kekuatan dewan direksi lebih besar daripada kekuatan pemegang saham
- sulit untuk membubarkan pt
- pajak berganda pada pajak penghasilan / pph dan pajak deviden

4. Koperasi
Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang seoarang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan
ciri dan sifat koperasi :
- sifat suka rela pada keanggotaannya.
- rapat anggota merupakan kekuasaan tertinggi dalam koperasi
- koperasi bersifat nonkapitalis
- kegiatannya berdasarkan pada prinsip swadaya,swakerta, dan swasembada


Jenis Badan Usaha
Di bawah ini adalah jenis-jenis badan usaha, yaitu terdiri 5 jenis, yaitu :
a. Agraris
Usaha dalam bidang agraris menggunakan lahan tanah sebagai faktor produksi utama. Misalnya pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan.
Bidang agraris dapat menghasilkan bahan pangan seperti padi, sayur, daging, ikan dan susu. Bidang ini juga dapat menghasilkan bahan baku industri seperti tebu, cokelat kelapa sawit dan kapas.
b. Industri
Usaha bidang industri merupakan jenis usaha yang mengola bahan mentah menjadi bahan jadi, bahan mentah menjadi bahan setengah jadi, dan bahan setengah jadi menjadi bahan jadi.
Contoh Industri kecil : pengrajin sepatu, mebel, alat-alat rumah tangga, dan tahu tempe. Contoh Industri besar: perusahaan tekstil, mobil, semen dan elektronik.
c. Perdagangan
Usaha dalam bidang perdagangan adalah jenis usaha menjual barang-barang produksi kepada pihak lain tanpa mengola bahan tersebut. Misalnya pedagang beras, bahan bangunan dan makanan.
d. Jasa
Usaha bidang jasa adalah jenis usaha yang tidak menghasilkan benda melainkan memberikan pelayanan kepada pihak lain sesuai kebutuhan. Misalnya guru, dokter dan paramedis.
e. Ekstratif
Usaha dalam bidang ekstratif adalah usaha mengambil apa yang telah di hasilkan oleh sumber daya alam [SDA]

ada juga jenis badan usaha yang berdasarkan kepemilikan modal, antara lain :
a. Badan Usaha Milik Swasta (BUMS)
Seluruh modal dimiliki oleh pihak swasta. Contohnya Persekutuan firmab. Badan Usahah Koperasi
Modal berada pada anggota-anggotanya yang bersumber dari simpanan wajib dan simpanan pokok setia anggota koperasi, contohnya KUD
c. Badan Usaha Milik Negara (BUMN)
Modal yang dimiliki oleh BUMN bersumber dari kekayaan negara yang dipisahkan. Contohnya Perusahaan umum dan perseroan

Selasa, 08 Oktober 2013

TUGAS 2 PENGERTIAN DAN PRINSIP-PRINSIP KOPERASI


Koperasi adalah suatu kumpulan orang – orang untuk bekerja sama demi kesejahteraan bersama.
Koperasi Indonesia adalah organisasi ekonomi rakyat yang berwatak social dan beranggotakan orang – orang, badan - badan hukum koperasi yang merupakan tata susunan ekonomi sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan.
Koperasi berkaitan dengan fungsi - fungsi :
  • fungsi sosial
  • fungsi ekonomi
  • fungsi politik
  • fungsi etika
A. Definisi Koperasi menurut ILO
Dalam definisi ILO terdapat 6 elemen yang dikandung dalam koperasi, yaitu :
  • Koperasi adalah perkumpulan orang-orang
  • Penggabungan orang-orang berdasarkan kesukarelaan
  • Terdapat tujuan ekonomi yang ingin dicapai
  • Koperasi berbentuk organisasi bisnis yang diawasi dan dikendalikan secara demokratis
  • Terdapat kontribusi yang adil terhadap modal yang dibutuhkan
  • Anggota koperasi menerima resiko dan manfaat secara seimbang
B. Definisi Koperasi menurut Chaniago
Drs. Arifinal Chaniago (1984) dalam bukunya Perkoperasian Indonesia memberikan definisi, “ Koperasi adalah suatu perkumpulan yang beranggotakan orang - orang atau badan hukum yang memberikan kebebasan masuk dan keluar sebagai anggota dengan bekerja sama secara kekeluargaan menjalankan usaha untuk mempertinggi kesejahteraan jasmaniah para anggotanya”.

C. Definisi Koperasi menurut Dooren
Menurut P.J.V. Dooren tidak ada satu definisi koperasi yang diterima secara umum. Disini Dooren memperluas pengertian koperasi, dimana koperasi tidak hanya kumpulan orang-orang melainkan juga kumpulan badan-badan hukum.

D. Definisi Koperasi menurut Hatta
Definisi koperasi menurut “Bapak Koperasi Indonesia” Moh. Hatta adalah usaha bersama untuk memperbaiki nasib penghidupan ekonomi berdasarkan tolong-menolong.

E. Definisi Koperasi menurut Munkner
Munkner mendefinisikan koperasi sebagai organisasi tolong – menolong yang menjalankan “urusniaga” secara kumpulan, yang berazaskan konsep tolong – menolong. Aktivitas dalam urusniaga semata - mata bertujuan ekonomi, bukan social seperti yang dikandung gotong - royong.

F. Definisi UU No.25 / 1992
Koperasi adalaah badan usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hukum koperasi, dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat, yang berdasar atas azas kekeluargaan.

5 unsur koperasi Indonesia
  • Koperasi adalah badan usaha
  • Koperasi adalah kumpulan orang - orang atau badan hukum koperasi
  • Koperasi Indonesia , koperasi yang bekerja berdasarkan prinsip - prinsip koperasi
  • Koperasi Indonesia adalah gerakan ekonomi rakyat
  • Koperasi Indonesia berazaskan kekeluargaan
Tujuan Koperasi
Berdasarkan UU No. 25 tahun 1992 tentang Perkoperasian pasal 3 , tujuan koperasi adalah memajukan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya, serta ikut membangun tatanan perekonomian nasional , dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju, adil, dan makmur berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.

Prinsip - Prinsip Koperasi
  • Prinsip Koperasi menurut Munker
Menurut Hans H. Munkner ada 12 prinsip koperasi yakni sebagai berikut.
  1. Keanggotaan bersifat sukarela
  2. Keanggotaan terbuka
  3. Pengembangan anggota
  4. Identitas sebagai pemilik dan pelanggan
  5. Manajemen dan pengawasan dilakukan secara demokratis
  6. Koperasi sebagai kumpulan orang-orang
  7. Modal yang berkaitan dengan aspek sosial tidak dibagi
  8. Efisiensi ekonomi dari perusahaan koperasi
  9. Perkumpulan dengan sukarela
  10. Kebebasan dalam pengambilan keputusan dan penetapan tujuan
  11. Pendistribusian yang adil dan merata akan hasil-hasil ekonomi
  12. Pendidikan anggota
  • Prinsip Koperasi menurut Rochdale
Prinsip ini dipelopori oleh 28 koperasi konsumsi di Rochdale, Inggris (1944) dan menjadi acuan bagi koperasi diseluruh dunia.
Adapun unsur-unsurnya sebagai berikut.
  1. Pengawasan secara demokratis
  2. Keanggotaan yang terbuka
  3. Bunga atas modal dibatasi
  4. Pembagian sisa hasil usaha (SHU) kepada anggota sesuai jasanya.
  5. Penjualan sepenuhnya dengan tunai
  6. Barang yang dijual harus asli dan tidak dipalsukan
  7. Menyelenggarakan pendidikan kepada anggotanya sesuai prinsip koperasi
  8. Netral terhadap politik dan agama
  • Prinsip Koperasi menurut Raiffeisen
Menurut Freidrich William Raiffeisen (1818-1888) , dari Jerman , prinsip koperasi adalah sebagai berikut.
  1. Swadaya
  2. Daerah kerja terbatas
  3. SHU untuk cadangan
  4. Tanggung jawab anggota tidak terbatas
  5. Pengurus bekerja atas dasar kesukarelaan
  6. Usaha hanya kepada anggota
  7. Keanggotaan atas dasar watak, bukan uang
  • Prinsip Koperasi menurut Herman Schulze
Prinsip koperasi menurut Herman Schulze (1800-1883) adalah sebagai berikut.
  1. Swadaya
  2. Daerah kerja tak terbatas
  3. SHU untuk cadangan dan untuk dibagikan kepada anggota
  4. Tanggung jawab anggota terbatas
  5. Pengurus bekerja dengan mendapat imbalan
  6. Usaha tidak terbatas tidak hanya untuk anggota
  • Prinsip Koperasi menurut ICA ( International Cooperative Alliance )
ICA didirikan pada tahun 1895 merupakan organisasi gerakan koperasi tertinggi di dunia. Sidang ICA di Wina pada tahun 1966 merumuskan prinsip-prinsip koperasi sebagai berikut.
  1. Keanggotaan koperasi secara terbuka tanpa adanya pembatasan yang dibuat-buat
  2. Kepemimpinan yang demokrasi atas dasar satu orang satu suara
  3. Modal menerima bunga yang terbatas, itupun bila ada
  4. SHU dibagi 3 :
  5. Sebagian untuk cadangan
  6. Sebagian untuk masyarakat
  7. Sebagian untuk dibagikan kembali kepada anggota sesuai jasanya
  8. Semua koperasi harus melaksanakan pendidikan secara terus-menerus
  9. Gerakan koperasi harus melaksanakan kerja sama yang erat, baik di tingkat regional, nasional, maupun internasional.
  • Prinsip Koperasi Indonesia Menurut UU No. 12 tahun 1967
Prinsip Koperasi Indonesia Menurut UU No. 12 tahun 1967 adalah sebagai berikut.
  1. Sifat keanggotaannya sukarela dan terbuka untuk setiap WNI
  2. Rapat anggota merupakan kekuasaan tertinggi sebagai pencerminan demokrasi dalam koperasi.
  3. Pembagian SHU diatur menurut jasa masing-masing anggota
  4. Adanya pembatasan bunga atas modal
  5. Mengembangkan kesejahteraan anggota khususnya dan masyarakat umumnya
  6. Usaha dan ketatalaksanaannya bersifat terbuka
  7. Swadaya, swakarya, dan swasembada sebagai pencerminan prinsip dasar percaya pada diri sendiri.
  • Prinsip Koperasi Indonesia Menurut UU No.25 tahun 1992
Prinsip Koperasi Indonesia Menurut UU No.25 tahun 1992 adalah sebagai berikut.
  1. Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka
  2. Pengelolaan dilakukan secara demokrasi
  3. Pembagian SHU dilakukan secara adil sesuai dengan jasa masing-masing
  4. Pemberian batas jas yang terbatas terhadap modal
  5. Kemandirian
  6. Pendidikan perkoperasian
  7. Kerja sama antar koperasi

Refrensi :
  • http://www.scribd.com/doc/49312434/BAB-II-koperasi
  • http://community.gunadarma.ac.id

Selasa, 01 Oktober 2013

Kesendirian

Aku benci sunyi !
Aku benci kehampaan !
Aku benci Ketiadaan !

Ketika otak lelah berpikir !
Ketika tangan lelah bekarja !
Ketika hati telah jemu dengan semuanya !
Ketika lagu tak lagi bisa menghibur !
Ketika keindahan tak  mampu lagi membawa senyuman !

Ketika itulah manusia merasakn betapa tiada
Berartinya hidup dalam kesindirian !
Jauh dari segalanya itu sangat menyakitkan
Lebih menyakitkan dari sakit yang pernah mereka rasakan !


                                                                                   Meka Surya p

TUGAS I BAGAIMANA KEMAJUAN KOPERASI SEJAK PERTAMA KALI DIDIRIKAN HINGGA SAAT INI ?


       Perkembangan  koperasi indonesia mengalami pasang surut,dalam perjalannya koperasi indonesia selalu mempunyai ruang lingkup usaha yang berbeda-beda dari waktu kewaktu tergantung pada lingkungan bangsa Indonesia.

      Dahulu,koperasi menekan pada kegiatan simpan pinjam. Kemudian berkembang menjadi serba usaha yang menyediakan barang-barang kosumsi hingga koperasi indonesia mulai merambah pada penyediaan barang-barang produksi.

       Kini koperasi mulai berkembang dengan dukungan pemerintah dengan basis sektor-sektor primer dan distrubusi yang memberikan lapangan kerja yang terbesar bagi penduduk Indonesia. Bahakan  koperasi secara ekspilisit ditugaskan untuk melanjutkan program yang kurang berhasil ditangani oleh pemerintah bahakan oleh Bank Pemerintah, seperi penyaluran kredit Bimas menjadi KUT, pola pengadaan beras pemerintah, TRI dan lain-lain sampai pada penciptaan monopoli baru ( cengkeh ). Sehingga koperasi harus memikul beban gegalan program, sementara koperasi berswadaya praktis tersisihkan oleh berbagai kalangan para peneliti dan media massa. Dalam pandngan pengmatan internasional  Indonesia mengikuti lazimnya pemerintah Asia yang melibatkan koperasi secara terbatasseperti di sektor pertanian.( Sharma, 1992  )

       Koperasi selain sebagai organisasi ekonomi juga merupakan organisasi pendidikan dan pada awalnya koperasi maju ditopatng oleh tingkat pendidikan anggota yang memudahkan lahirnya kesadaran dan tanggung jawab bersama dalam sistem demokrasi dan tumbuhnya  kontrol sosial yang menjadi syarat berlangsungnya pengawasan oleh anggota koperasi.  Oleh karena itu kemajuan koperasi  didasari oleh tingkat perkembangn pendidikan  dari masyarkat dimana koperasi perlu didirikan. Pada  saat ini perkembagan pendidikan bukan lagi menjadi hambatan karena rata-rata pendidikan  penduduk telah meningkat. Bahkan  teknologi telah  turut mendidik  masyarakat , meskipun juga ada dampak negatifnya..

Hal-Hal Apa Saja Yang Telah Dicapai ?

 1. Koperasi sudah semakin berkembang  menjadi salah satu faktor utama dalam membantu dana          UKM
 2. Menjadi peneyerap tenaga kerja dan pemberdayaan masyarakat sekitarnya
 3. menjadi pensuplai barang-barang produksi ( Pertanian atau peternakan ) sarana simpan pinjam.

        Menurut pendapat saya meskipun kemajuan ekonomi koperasi telah mencapai berbagai kemajuan hingga saat ini, tetapi seiring waktu peran koperasi saat ini mulai tengelam di desa-desa karna saat ini begitu banyaknya Bank-Bank umum yang menawarkan simpan pinjam dengan bungan redah ketika meminjam dan bunga tinggi ketika menabung dan tidak bisa di pungkiri kalau suatu saat nanti peran ekonomi di masyarakat akan hilang dengan sendirinya.

Sumber
http://selviadevy.blogspot.com/2012/11/makalah-perkembangan-koperasi-di.html
http://www.anneahira.com/perkembangan-koperasi-indonesia.htm